Showing posts with label parenting. Show all posts
Showing posts with label parenting. Show all posts

Monday, September 3, 2018

Cara Rasulullah Memperlakukan Anak-anak Tirinya

Muchlishon, NU Online | Ahad, 27 Mei 2018 21:00

Rasulullah memiliki tujuh anak kandung. Enam diantaranya –Al-Qasim, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, Fatimah,dan Abdullah- dilahirkan oleh Khadijah. Sementara yang satu –Ibrahim- berasal dari Mariah Al-Qibthiyah. 

Semua putra Rasulullah wafat saat masih kecil. Sedangkan semua putrinya sempat masuk Islam dan ikut hijrah ke Madinah, meski mereka semua meninggal ketika masih muda, kecuali Fatimah. Anak Rasulullah yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib ini meninggal enam bulan setelah Rasulullah wafat. 

Setelah Khadijah mangkat, Rasulullah menikahi beberapa janda. Sebagian ada yang memiliki anak, dan sebagian yang lain tidak. Dengan demikian ‘status’ Rasulullah bertambah. Bukan hanya menjadi suami, tapi juga menjadi ayah tiri. Lalu bagaimana Rasulullah memperlakukan anak-anak tirinya itu?

Terkait hal ini, ada beberapa kisah yang menceritakan bagaimana hubungan Rasulullah dengan anak-anak tirinya. Pertama, Umar bin Ummu Salamah. Suami Ummu Salamah sebelumnya adalah Abu Salamah. Dia ditinggal mati suaminya lalu kemudian dinikahi Rasulullah. 

Diriwayatkan bahwa pada saat pindah ke kediaman Rasulullah, Ummu Salamah membawa serta empat orang anaknya. Salah satunya adalah Umar bin Ummu Salamah. Umar mengatakan bahwa Rasulullah senantiasa memberinya bimbingan dan menganggapnya seperti anak sendiri.

“Waktu muda di biliki Rasulullah aku pernah ceroboh memegang piring. “Hai anak muda, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kanan, makanlah yang dekat dengamu.” Begitu beliau menegurku,” cerita Umat bin Ummu Salamah dalam buku Bilik-bilik Cinta Muhammad karya Nizar Abazhah.

Kedua, Rasulullah juga mencurahkan kasih sayang dan kelembutan kepada Zainab, anak Ummu Salamah yang paling kecil. Suatu ketika Rasulullah masuk ke kamar Ummu Salamah, namun pada saat itu Zainab sedang menyusu kepada ibunya. Melihat hal itu Rasulullah membiarkan Zaibab terus menyusu dan mengurungkan niatnya kepada Ummu Salamah. Lalu ia kemudian meninggalkannya. Kejadian seperti ini terjadi berulang kali.

Ketiga, perlakuan kasih dan lembut Rasulullah juga dirasakan Hindun bin Abu Halah, anak Khadijah dengan suami sebelumnya. Hindun menilai bahwa Rasulullah adalah ayah yang terbaik yang sangat mencintai dan memberikan pengaruh yang besar terhadap hidupnya.  

“Ayahku Muhammad, ibuku Khadijah, saudaraku Qasim, dan saudariku Fatimah. Siapa yang mempunyai nasab seperti ini,” kata Hindun bangga karena memiliki ayah Rasulullah.

Rasulullah juga sangat menyayangi anak-anak tirinya yang lain. Beliau memandang semua anak tirinya tanpa jarak. Baginya, mereka adalah seperti anak kandung sendiri yang harus diperlakukan dan dibimbing dengan sebaik-baik. 

Maka tidak heran jika Ummu Habibah dan Saudah, dua istri Rasulullah yang memiliki anak dengan suami sebelumnya, sangat memuji dan menghormati Rasulullah karena sang suami sangat menyukai bagi anak-anaknya dan menjadi pengayom bagi mereka. Cinta kasih dan kelembutan Rasulullah tidak hanya terbatas pada ‘hubungan darah.’  (A Muchlishon Rochmat)

Sunday, September 2, 2018

DIDIKLAH SEORANG ANAK SEPERTIMANA TERDIDIKNYA ANAK-ANAK TAREEM

DIDIKLAH SEORANG ANAK SEPERTIMANA TERDIDIKNYA ANAK-ANAK TAREEM
بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Dari dalam kandungan, anak ahli tareem telah diberi makan dengan zikrulloh dan sholawat serta Tilawatul qur'an.. Ibunya pasti amat menjaga makanan dari memakan makanan syubhat apa lagi yang haram.

Kenapa?

Karena apa yang dimakan itu akan membentuk akhlak anaknya yang berada dalam kandungannya itu.

Begitu juga apabila dilahirkan. Mereka hias rumah dan menidurkan bayi dengan suara tilawatul qur'an dan zikrulloh.. Diberi makanan buatan tangan mereka sendiri. Mereka pastikan apa yang dimakan itu semuanya halal. Subhanalloh..

Bagi ibu yang tidak banyak susu, bagaimana mereka susukan bayi ?

Adakah dengan menggunakan susu instan dipasaran?

Tidak sesekali mereka tidak akan berbuat begitu. Yang tiada susu, akan beri minum air madu atau beri kepada ibu susuan.

Ada seorang habib (ana dh terlupa apa nama beliau), katanya "setiap malam sejak dari umurku 3 tahun, ayah dan ibuku selalu membangunkanku di tengah malam hanya untk mengucap La ilaha illalloh.. sampailah umurku 7 tahun, aku langsung tidak pernah meninggalkan sholat qiyamullail sehingga aku tua. Apabila selesai mengucap la ilaha illalloh, barulah mereka membenarkanku untuk tidur kembali."

Ketika ibu mereka ingin memberikan susu, pasti akan dibaca bismillah terlebih dahulu. Bagaimana seorang ibu dan ayah ingin menghiaskan akhlak kepada seorang anaknya, pasti ia akan menghiaskan akhlak pada dirinya terlebih dahulu.

Dari kecil telah diajar surah2 Pendek berserta azkar (zikir).
"Ana (ukhti syauqul muhibbin) sungguh kagum dengan anak ahli tareem,, ketika ana mengantar adik ana yang berusia 5 tahun, yang baru ingin bermula masuk kelas Paud, ana dapati anak ahli tareem yang seumur dengan adikku juga baru masuk Pra sekolah. Mereka telah menghafal bacaan dalam sholat dan azkar (zikir) selepas sholat. subhanalloh.."

Darimana mereka belajar semua ini?
Bukan itu saja, malah sunnah2 Nabi SAW juga diajarnya,,
semua bawa siwak (kayu sugi) ke madrasah..
Alloh..Alloh..
sungguhku kagum dengan akhlak mereka,,
di ajar membaca dan menulis,,
di ajar cara sholat, tapi jika dilihiat, seolah-olah mereka sudah pandai,,
di ajar mengira dan lain2.
mereka sangat menekankan sunnah..

Tapi ketika 5 tahun itu, bagaimana dengan quran mereka?
semua sudah bisa membaca dengan baik? Hafal surah2 pendek.

MaasyaaAlloh.

Tuesday, April 3, 2018

Mencium anak

MASYAALLAH 😍 .
.
"Kamu mencium anak cucumu karena imbalan dari setiap ciuman adalah surga." (HR Bukhari)
4 anggota tubuh anak yang perlu dicium orang tua setiap hari : .
.
1. Di ubun-ubun
Menunjukkan kebanggaan orang tua terhadap anak sambil didoakan agar menjadi anak sholeh atau soleh solehah Aminn.. .
.
2. Di dahi
Menandakan orang tua Ridho atas keberadaan anak. Rasulullah SAW mencium Fatimah radhiallahu anha di dahinya.
.
.
3. Di kedua pipi
Sambil mengucap Masya Allah, semoga tanda shauq (perasaan sayang dan rindu) orang tua terhadap anak. .
.
4. Di tangan anak
Tanda Mawaddah wa hub (kasih sayang) sambil mengucap Barokallah sebagaimana Rasulullah SAW juga selalu mencium tangan putri tercinta : Fatimah ra. .
.
Perhatian : Usaplah dada anak sambil istighfar saat ia menunjukkan kecenderungan berbuat salah atau sedang marah, untuk menenangkannya.
.
.
Lakukan tindakan mawaddah warahmah ini diiringi kalimat-kalimat Toyibah

Saturday, January 13, 2018

Ortu Durhaka

Ortu Durhaka

Seseorang mendatangi Amirul Mukminin Sayyiduna Umar bin Khottob -Rodliyallohu 'anhu- sambil mengadukan anaknya yg durhaka kepadanya.
Kemudian Umar mendatangkan sang anak dan mencelanya karena telah durhaka kepada ortunya.

Sang anak berkata :
" Wahai amirul mukminin, bukankah seorang anak mempunyai hak-hak atas orang tuanya ?"
Umar berkata : "benar, anak punya hak-hak atas ortunya."
"Apa saja hak-hak tersebut, wahai amirul mukminin ?"
tanya sang anak.

Umar menjawab :
"hak-haknya adalah mendapatkan ibu yg baik, mendapatkan nama yg baik dan mendapat pengajaran Al qur'an "

sang anak berkata :
"wahai amirul mukminin, ayahku tidak melakukan itu semua. Ibuku adalah orang Negro yg dulunya milik orang Majusi, aku diberi nama Kecoa dan aku tidak pernah di ajari Al qur'an satu hurufpun."

Umar menoleh kepada orang yg mengadu tadi dan berkata :
"Engkau mengadukan durhakanya anakmu namun engkau telah mendurhakainya sebelum ia durhaka kepadamu, dan engkau telah berbuat buruk kepadanya sebelum ia berbuat buruk kepadamu !"

Wallohu a'lam.

~Al Futuhatul 'Aliyyah~

Tuesday, January 9, 2018

Wanita sholehah ketika menyusui

" Wanita zaman salaf soleh dahulu ketika hendak menyusui anaknya dia membaca bismillah kemudian menyusui dengan niat agar anaknya besar menjadi orang soleh, pemberani, ulama, pemimpin, atau terkenal mulia.
Adapun umumnya wanita sekarang menyusui anak-anaknya dengan niat agar segera tidur, oleh karena itu maka kebanyakan umat sekarang suka tidur."

~ Syeikh Rohimuddin Al Bantani ~

Tuesday, September 12, 2017

Anak nakal

Ada seorang Ibu yang mempunyai anak yang nakal dan kurang beradab. Kemudian Beliau mengingat Firman ALLOH surat At-Taubat ayat 103:

خذ من أموالهم صدقة تطهرهم وتزكيهم بها وصل عليهم إن صلاتك سكن لهم والله سميع عليم

"Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".

Beliau memahami ayat itu, terutama pada kalimat: "dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka".

Ia kemudian mensedekahkan hartanya dengan niat semoga anaknya menjadi sholeh serta mendoakan anaknya. Akhirnya usaha dan doa sang bunda didengar dan dikabulkan oleh ALLOH.

Itulah pula salah satu pertimbangan mencari istri yang paham agama dan sholihah.

Friday, August 18, 2017

Supaya anak berbakti kepada ortu

فائدة مِمّا جُرّب ليكون الأطفال مباركين بارين تضع كفّك على رأس الطّّفل وتقول: البَرْ سبعا

Faidah yg sangat mujarab utk meraih dzurriyah yg soleh maupun solehah dan penuh dg barokah,.
Letakkanlah telapak tangan anda diatas kepala putra/i anda sembari membaca Albarru sebanyak 7x

الرّقيب سبعا
Arraqib juga sebanyak 7x

الشّهيد سبعا
Assyahid juga 7x

ثم تَقرأ سورة القَدْر ثمّ تَمسَح بالكف من أعلى الرّأس إلى الورا
Lantas bacalah surat Alqadar 1x kemudian usaplah kepala anak anda di mulai dr kepala bagian atas sampai ke kepala bagian blkg (tengkuk)

وقد نظمها الحبيب محمد بن حسن الحداد الشاعر لتُُحفَظ ويَسهُل حِفظها
Alhabib Muhammad bin Hasan Alhaddad menjadikan faidah tsb berupa bait syair supaya gampang dihafal dan dilakukan

فائدةٌ للطّفلِ مِمَّا جُرِّبَا *** بِها يكونُ بارًا مٌحَبَّبَا
Faidah yg sangat mujarab utk anak kecil # yg melakukannya akan menjadikan anak tsb berbakti kpd ortu dan akan mencintai mereka berdua

قُلْ واضعًا كفًا على رأسِ الوليدْ *** البرُّ (سبعًا) والرّقيبُ والشهيدْ
Bacalah sembari meletakkan telapak tangan diatas kepala sang anak # Albarru sebanyak 7x juga Arraqib dan Assyahid

وتَقرأُ (القدرَ) وكفًّا مَرِّرَا *** تَبدأُ من نَاصِيَةٍ إلى الورا
Kemudian bacalah surat Alqadar dg mengusapkan telapak tangan # dimulai dr ubun kepala anak sampai ke tengkuk kepalanya

فاعمَلْ بها تُعْطَ البَنينَ البَررهْ *** وَادْعُ لِمنْ نَظمَها بالمَغفِرهْ'
Amalkanlah faidah ini anda akan mendapatkan keturunan yg soleh nan berbakti # jgn lupa doakan pelantun syair ini dg mendapatkan Maghfirah Allah Swt.

Thursday, August 17, 2017

Wasiat Abah Guru Sekumpul tentang anak

Wasiat Abah Guru Sekumpul tentang anak
.
=> 1. JANGAN SERING DIBUAT MENANGIS.
Karena kalau anak itu sering menangis atau sedih, otaknya akan sempit ( tidak mau pintar ) buatlah dia ( anak anak kita ) selalu gembira.
.
=> 2. ANAK KECIL ITU SEPERTI WALI ( tidak pernah berbuat berdosa )
Lalu kenapa dia ( anak anak kita ) sering sakit ...???
Sebab dia memikul dosa orang tuanya ( ayah dan ibu ) yang belum bertaubat kepada Allah SWT.
Bisa karena dosa yang disengaja atau yang tidak kita sadari dan jangan sampai kita termasuk orang tua yang TEGA terhadap anak kita sendiri.
Jika seperti itu ...
Sebaiknya kita segera bertaubat kepada Allah SWT dan banyak banyak mengingat Allah SWT ( Istighfar )
.
=> 3. JANGAN SERING DIPUJI DENGAN PUJIAN YANG BERLEBIHAN.
Karena kalau sering di puji akan membuat anak kita akan menjadi sombong atau besar kepala.
.
=> 4. INGIN MENJADIKAN ANAK KITA MENJADI ORANG YANG ALIM ...( sholeh dan sholehah ) usahakan ...

1.Carilah pekerjaan yg halal ( berkah ) ...

2.Arahkan anak-anak ke sekolah agama
Carikan guru yang jelas ( faseh ) karena anak anak kita tentunya akan mengikuti gurunya

3.Jagalah makanannya yg benar-benar halal

4.Carikan pergaulan dg teman-teman yg baik
.
5.Kenalkan dan cintakan serta bawa anak-anak kita ke orang-orang sholeh/alim
.
Demikian pesan Abah Guru Sekumpul...mudahan mudahan manfaat untuk kita semua...

Dan semoga kita dan anak keturunan kita menjadi anak anak yang alim, sholeh dan sholehah dikumpukan di akhirat bersama Nabi, ulama' dan auliya',,,

Thursday, August 3, 2017

ANAK DAN BERMAIN

Nasehat untuk para orangtua:

ANAK DAN BERMAIN

Imam Ghazali menasehatkan:

ينبغي أن يُؤْذَن للصبي بعد الانصراف من الكُتَّاب أن يلعب لعباً جميلاً يستروحُ فيه من تَعَبِ المكتَبِ؛ بحيث لا يتعب في اللعب؛ فإنَّ مَنْعَ الصبي من اللعب، وإرهاقَه بالتعلم دائماً، يُميت قَلبَهُ، ويُبطِل ذَكَاءَهُ، وينغص عليه العيشَ حتى يطلب الحيلة في الخلاص من الكُتَّاب رأساً

"Semestinya anak kecil diizinkan untuk bermain setelah mereka pulang dari Kuttab [1] agar mereka bisa bermain dengan mainan yang bagus untuk mengistirahatkan mereka dari lelahnya belajar di Kuttab. Tapi juga jangan sampai mereka kelelahan bermain.

Melarang anak bermain dan memaksa mereka terus belajar bisa mengakibatkan hati mereka mati, kecerdasan mereka tumpul, hidup tertekan dan selalu mencari kilah untuk pelampiasan supaya bisa keluar dari Kuttab secara total." (Ihya Ulumiddin, Abu Hamid Al-Ghazali, 3/73)

Jadi jangan dilarang bermain tapi juga harus tepat memilih permainan, jangan sampai permainan mereka justru membuat mereka lelah dan tidak bisa melanjutkan belajar. Bermain adalah istirahat untuk melanjutkan belajar lagi.

_____________

[1] Kuttab adalah tempat belajar membaca dan menulis bagi anak-anak kecil di masa lampau.

Saturday, July 22, 2017

Amalan Untuk Ibu Hamil

Amalan Untuk Ibu Hamil
---------------------------------
Agar kehamilan kuat dan tidak keguguran ijazah dari Guru Mulia Al Alim Al Allamah Al Musnid Al Habib Umar bin Muhammad bin Hafidz :
Disarankan membaca "Yaa Hasiib" 7 kali, setiap selesai sholat wajib (sambil mengelus perut).

Adab dan do'a bagi wanita hamil hingga proses melahirkan

Para salafus sholeh mendidik anak-anak mereka semenjak dari kandungan dengan cara mengajak istrinya diwaktu hamil untuk selalu melakukan amalan-amalan baik seperti membaca al-Qur'an hingga hattam berkali-kali, bersholawat, dzikir dan selalu mendo'akan anak yang dikandung dengan harapan supaya menjadi anak yang sholeh, qurrotul 'ain Rasulullah SAW, berbakti kepada orang tuanya, mengikuti jejak para salafus sholeh, menjadi orang yang bermanfaat dalam agama untuk dirinya dan umat islam dll.
Adapun do'a buat wanita hamil banyak dan diantarannya :

Do'a untuk wanita hamil ( dari Al Imam Al Quthb Al Habib Abdul Qodir bin Ahmad Assegaf )

Dibaca setiap habis sholat lima waktu

بسم الله الرّحمن الرّحيم

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد، اللَّهُمَّ احْفَظْ وَلَدِيْ مَا دَامَ فِيْ بَطْنِي وَاشْفِهِ مَعَ أُمَةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ نَبِيِّكَ وَ رَسُوْلِكَ، أَنْتَ شَافٍ لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاءُكَ شِفَاءً عَاجِلاً لاَيُغَادِرُ سَقَمًا، اللَّهُمَّ  صَوِّرْهُ فِيْ بَطْنِيْ صُوْرَةً  حَسَنَةً، وَثَبِّتْ قَلْبَهُ إِيْمَانًا بِكَ وَ بِرَسُوْلِكَ، اللَّهُمَّ  أَخْرِجْهُ مِنْ بَطْنِيْ وَقْتَ وِلاَدَتِيْ سَهْلاً وَ سَلِيْمًا فِيْ الدُّنْيا و الآخرة، و تقبل دعاءنا كما تقبلت دعاء نبيك و رسولك سيدنا محمد صلى الله عليه و آله و سلم، اللهم احفظ الولد الذي أَخْرَجْتَ  مِنْ عَالَمِ الظَّلاَمِ إِلَى عَالَمِ النُّوْرِ وَ اجْعَلْهُ صَحِيْحًا كَامِلاً عَاقِلاً لَطِيْفَا، اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ شَهِيْدًا وَ مُبَارَكًا و َعَالِمًا وَ حَافِظًا مِنْ كَلاَمِكَ اْلمَكْنُوْنِ وَكِتَابِكَ الْمَحْفُوْظِ، اللّهُمَّ طَوِّلْ عُمْرَهُ وَ صَحِّحْ جَسَدَهُ وَأَفْصِحْهُ لِقِرَاءَةِ اْلقُرْآنِ اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ صَبْرًا مِنَ اْلمَرَضِ وَ اْلأَسْقَامِ وَالْعَطَشِ بِبَرْكَةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلهِ وَ سَلَّمَ وَ جَمِيْعِ اْلأَنْبِيَاءِ وَ اْلمُرْسَلِيْنَ وَ اْلمَلاَئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ، إِنَّ اللهَ وَ مَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيْ يَآ أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمَا، وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ اْلحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ.آمين

Do'a dari Al Imam Al Habib Ahmad bin Hasan Al Athos di dalam kitab tadzkirun nas agar tidak keguguran insya Allah.
Maka dianjurkan bagi wanita hamil untuk meletakkan tangannya diatas perutnya sambil membaca ya hasiib 7 kali disetiap habis sholat 5 waktu :
يا حسيب x٧

"Dan adapun do'a untuk memudahkan proses melahirkan sebagaimana yang disebutkan dalam kitab al-adzkar dari hadist Rasulullah SAW dan diamalkan salafus sholeh"

Yaitu terlebih dahulu membaca ayat kursi :

اللهُ لآَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ و َلاَ نَوْمُُ، لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَ مَا فِي اْلأَرْضِ، مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِندَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَ مَاخَلْفَهُمْ و َلاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَآءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَ اْلأَرْضَ، و َلاَ يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا و َهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيم.

Lalu bacalah ayat dibawah ini 3 kali :

إِنَّ رَبَّكُمُ اللهُ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ و الأرض في ستة أيام ثم استوى على العرش. يغشي الليل و النهار يطلبه حثيثا و الشمس و القمر و النجوم مسخرات بأمره. الا له الخلق و الأمر. تبارك الله رب العالمين x٣

Kemudian baca surat al ikhlas dan mu'awwidzatain dan al fatehah :

بسم الله الرحمن الرحيم
قل هو الله أحد، الله الصمد، لم يلد و لم يولد، و لم يَكُـنْ لَهُ كُفُـوًا أَحَـدٌ.

بِسْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ، مِنْ شَرِّ ماَ خَلَقَ، و َمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ، و َمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ، و َمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَد.

بِسْم اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ أَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ، مَلِكِ النَّاسِ، إِلَهِ النَّاسِ، مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ، الذي يوسوس في صدور الناس، من الجنة و الناس.

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين، الرحمن الرحيم، مالك يوم الدين، إياك نعبد و إياك نستعين، اهدنا الصراط المستقيم، صراط الذين أنعمت عليهم غير المغضوب عليهم و لا الضآلين. آمين

Kemudian perbanyaklah do'a alkarb :

لا إله إلا الله اْلعَظَيم الحليمِْ، لا إله إلا الله رب العرش العظيم، لاَاِلَهَ اِلاَّاللهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَ الأَرَضِيْنَ السَّبْعِ وَ رَبُّ اْلعَرْشِ اْلكَرِيْمِ.

Kemudian bagi suami dianjurkan untuk memperbanyak bacaan do'a dibawah ini ketika istrinya sudah ada tanda-tanda melahirkan :

حنا ولدت مريم، مريم ولدت عيسى أخرج أيها المولود بإذن الملك المعبود.

Tidak sampai sepuluh menit untuk membaca tulisan ini, monggo : kaji Lalijiwo, pakdhe kaji El Dhany Cb sekalian pak pres Laksmana Abidin sekalian , bumil mbk yu Ma'rifah Maghfiroh dan tak lupa nganten anyar mas ning Nailal Kh .

Saturday, July 15, 2017

Jika Anak Sekolah Terlalu Dini

Jika Anak Sekolah Terlalu Dini
(Elly Risman, S. Psi)

1. Keyakinan umum...
* Otak anak usia dini seperti spons, artinya ini masa yg tepat untuk ditanamkan ilmu, agar anak tumbuh cerdas
* Semakin dini disekolahkan, otak anak semakin berkembang.

2. Sehingga...
Ada ortu yg menyekolahkan sedini mungkin, bahkan ada yg masuk prasekolah diusia 1,5-2 tahun.

3. Mari kita bercermin...
* Apakah kita begitu meyakini bahwa anak harus segera pintar agar siap menghadapi persaingan zaman?
* Apakah kita disiapkan mjd orang tua?
* Apakah memiliki bekal yang cukup dlm mengasuh?
* Bagaimana innerchild diri kita?

4. Betapa kita disiapkan untuk menjadi ahli namun tdk disiapkan jadi orangtua, shg tidak punya kesabaran & endurance utk jadi ortu.

5. Ilmu yg kita miliki untuk mengasuh pun serba tanggung.
Ilmu yg setengah-tengah, berujung pada false belief (keyakinan yg salah).
Sayangnya false belief ini dpt berubah menjadi societal false belief (keyakinan yg salah pd sekelompok orang).
Jika ortu tdk memiliki kemampuan berpikir (thinking skill) yg baik, false belief akibat ilmu yg serba tanggung itu jd pembenaran bersama atas keputusan kita yg keliru.

6. Pintar ada waktunya!
Karena yg berkembang adalah pusat perasaan, anak usia dini hrs jadi anak yg bahagia, bukan jd anak yg pintar!

7. Kita berpikir...
"Kan di sekolah belajarnya sambil bermain"
"Kan anak perlu belajar sosialisasi"
"Kan anak jd belajar berbagi & bermain bersama"
Padahal...
* Anak usia dini belum perlu belajar sosialisasi dg beragam orang
* Saat anak diusia dini, otak anak yg paling pesat berkembang adl pusat perasaannya, bukan pusat berpikirnya.

8. Di sekolah, kegiatan anak hanya bermain kok!
Taukah ayah bunda, permainan terbaik adalah tubuh ayah ibunya! Bermain dg ayah ibu jga menciptakan kelekatan. Misal: bermain peran, bermain pura-pura, muka jelek, petak umpet.

9. Di sekolah, mainan lebih lengkap.
Permainan paling kreatif adalah bermain tanpa mainan. Jangan batasi kreatifitas anak dg permainan yg siap pakai.
Contoh: karpet jadi mobil, panci jadi topi.

10. Di sekolah, anak belajar bersosialisasi & berbagi.
Anak <5 th blm saatnya belajar sosialisasi. Ia blm bisa bermain bersama. Mereka baru bisa bermain bersama-sama.
Bermain bersama-sama= bermain diwaktu & tempat yg sama namun tdk berbagi mainan yg sama (menggunakan mainan masing2)
Bermain bersama= bermain permainan yg membutuhkan berbagi mainan yg sama.

11. Di sekolah, anak belajar patuh pada aturan & mengikuti instruksi.
Aturan & instruksi perlu diterapkan setahap demi setahap. Jika di rumah ada aturan, di sekolah ada aturan, berapa banyak aturan yg harus anak ikuti? Apa yg dirasakan anak?
Analogi: Seorang anak <5 thn yg sangat berbakat dlm memasak, dimasukkan ke sekolah memasak. Di sekolah itu, dia diajari berbagai aturan memasak yg banyak, dilatih oleh beberapa instruktur sekaligus. Yg dirasakan anak: pusing!

12. Memasukkan sekolah anak terlalu dini, sama seperti menyemai benih kanker.
Kita tidak tahu kapan kanker akan muncul & dlm jenis apa.
Otaknya belum siap. Kita tidak pernah tahu kapan ia kehilangan motivasi belajar.
Semakin muda kita sekolahkan anak, semakin cepat pula ia mengalami BLAST (Bored Lonely Afraid-Angry Stress Tired).
anak yg mengalami BLAST, lebih rentan mjd pelaku & korban bullying, pornografi & kejahatan seksual.

13. Jika si adik ingin ikut kakaknya sekolah...
Sekolah itu bukan karena ikut-ikutan. Anak harus masuk masa teachable moment, krn memang ada anak yg mampu sekolah lebih cepat dr ketentuan umum yg berlaku. Ortu harus mampu mengendalikan keinginan anak. Kendali ada ditangan ortu, krn otak anak belum sempurna bersambungan.

14. Ciri anak memasuki masa teachable moment.
* Menunjukkan minat utk sekolah
* Minat tersebut bersifat menetap
* Jika kita beri kesempatan untuk bersekolah, ia menunjukkan kemampuannya.

15. Kapan sebaiknya anak masuk sekolah?
* TK A → usia 5 th
* TK B → usia 6 th
* SD → usia 7 th
Dibawah usia 5 th, anak tdk perlu bersekolah.

Kebutuhan anak 0-8 tahun adalah bermain & terbentuknya kelekatan.
Jangan kau cabut anak2 dari dunianya terlalu cepat, krn kau akan mendapatkan orang dewasa yg kekanakan. -Prof. Neil Postman, The Disappearance Childhood-

Sumber: Yayasan Kita & Buah Hati

*Copas dari grup PU*

Tuesday, April 18, 2017

Keterbukaan

KETERBUKAAN

Dahulu, kalau ada apa-apa dengan ibuku, beliau pasti langsung bercerita padaku. Entah gembira atau gelisah, ia selalu mencurahkan isi hatinya. Jika ada hal yang membuat hatinya suka, atau hal yang menjadi kegundahannya, ia tak segan untuk bercerita.

Tentu saja aku hanya bisa mendengarkan dan manggut-manggut. Aku hanya anak kecil. Aku juga tak habis pikir, padahal masih banyak kerabat yang lebih dewasa atau malah lebih tua dari ibu untuk diajak bercerita. Ibu malah lebih sering bicara padaku. Seakan-akan akulah kotak rahasianya, tempat ia menyimpan segala isi hatinya.

Tahun demi tahun berlalu. Aku pun tumbuh dewasa dengan bertambahnya usia. Masalah demi masalah silih berganti menghantam hidupku. Suka dan duka datang dan pergi dalam hari-hariku. Di saat-saat susah dan gundah, aku selalu bercerita lepas kepada ibuku. Tak ada yang kututup-tutupi dengan beliau. Semua terlontar begitu saja tanpa canggung atau segan seperti yang dirasakan sebagian teman, yang merasa risih untuk curhat kepada orang tua mereka atas masalah yang sedang dihadapi.

Semua unek-unek dalam hatiku kucurahkan pada ibu. Seakan-akan beliau menjadi kotak rahasia bagi isi hatiku. Dan setiap kali aku berbicara apa adanya dengan beliau, hatiku pun bisa lebih lega. Kini aku mulai paham mengapa dahulu ibu membiasakan aku sebagai teman bicaranya. Agar ketika aku beranjak remaja hingga dewasa, orang pertama untuk kuajak bicara adalah ibu.

Kini beliau sudah tiada. Dan aku selalu merindukan setiap kesempatan berbincang dengannya. Sekarang giliranku untuk menjadi teman setia bagi anak-anakku.

_____
Diterjemahkan dari salah satu bab dalam 700 Fikrah fi Tarbiyyatil Abna' karya Abdullah Muhammad Abdul Mu'thi oleh Zia Ul Haq Foto: Pak Ramzan Kadyrov (Presiden Checnya) dengan emaknya. #Edufamily

Krapyak, Ahad 16 April 2017

Wednesday, March 8, 2017

SEBELAS RAHASIA KEBERHASILAN PARA SALAFUNA SHOLEH DALAM MENDIDIK PUTERA PUTERI MEREKA.


ﻋﺎﺩﺍﺕ ﺍﻟﺴﻠﻒ ﺍﻟﺼﺎﻟﺢ ﻣﻦ ﺳﺎﺩﺗﻨﺎ ﺍﻝ ﺑﺎﻋﻠﻮﻱ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻢ
١١ ﻋﺎﺩﺓ ﻣﻦ ﻋﺎﺩﺍﺕ ﺍﻟﺴﻠﻒ ﻓﻲ ﺗﺮﺑﻴﺔ ﺍﻭﻻﺩﻫﻢ
Orang-orang Sholeh dari Keluarga Ba'alawi (semoga Allah meridhoi mereka).
memiliki 11 konsep dalam mendidik Anak-anak mereka:
١. ﺍﻻﻡ ﻓﻲ ﺣﺎﻟﺔ ﺍﻟﺮﺿﺎﻋﺔ ﺗﻘﺮﺍﺀ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻤﻮﻟﻮﺩ ﺍﻳﺔ ﺍﻟﻜﺮﺳﻲ ﻭﺍﻟﻤﻌﻮﺫﺗﻴﻦ ﻭﺗﻜﺮﺭﻫﻤﺎ
Memerintahkan kepada isteri-isteri mereka ketika menyusui lidahnya tidak putus untuk terus membaca Ayat Kursi dan Al ikhlas, Al falaq ,An nas.

٢. ﺍﻭﻝ ﻣﺎﻳﻠﻘﻨﻮﻥ ﺍﻟﻄﻔﻞ ﻋﻨﺪ ﺑﺪﺍﻳﺔ ﺍﻟﻨﻄﻖ (ﺭﺿﻴﺖ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﺭﺑﺎ ﻭﺑﺎﻻﺳﻼﻡ ﺩﻳﻨﺎ ﻭﺑﻤﺤﻤﺪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻧﺒﻴﺎ ﻭﺭﺳﻮﻻ)
Pertama kali yg diajarkan ke anak mereka ketika baru bisa bicara. kalimat yg berbunyi:
"Rodhitu billahi Robba Wa bil Islami diina Wa bimuhammadin sholla Allahu ‘alayhi wa sallam Nabiyyan wa Rosuula"
artinya (aku ridho Allah sbg Tuhanku dan Islam agamaku dan Nabi Muhammad Nabi dan Rosulku )

٣. ﺍﻟﺨﺮﻭﺝ ﺑﺎﻷﻭﻻﺩ ﺍﻟﺼﻐﺎﺭ ﺁﺧﺮ ﺍﻟﻠﻴﻞ ﺍﻟﻰ ﺍﻟﻤﺴﺎﺟﺪ ﺣﺘﻰ ﻳﻜﻮﻥ ﻟﻬﻢ ﻋﺎﺩﺓ
Membiasakan kepada anak-anak mereka sejak kecil untuk bangun malam atau bangun sebem tiba waktu Shubuh..

٤. ﻗﺒﻞ ﺍﻟﻤﻮﺍﺳﻢ ﺍﻟﺪﻳﻨﺔ ﻭﻣﻮﺍﺳﻢ ﺍﻟﻨﻔﺤﺎﺕ ، ﻛﺸﻬﺮ ﺭﻣﻀﺎﻥ ﻳﺠﻤﻌﻮﻥ ﺍﻭﻻﺩﻫﻢ ﻭﻳﺴﻠﻮﻫﻢ ﻣﺎﺫﺍ ﺳﻴﻌﻤﻠﻮﻥ ﻓﻲ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻤﻮﺍﺳﻢ ﻣﻦ ﺍﻟﺨﻴﺮ ﻭﺍﻟﺒﺮ ﻛﻘﺮﺍﺀﺓ ﺍﻟﻘﺮﺍﻥ ﻭﺍﻟﺬﻛﺮ ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﻭﻏﻴﺮﻫﺎ
Sebelum memasuki Bulan-bulan berkah seperti Ramadhon, mereka mengumpulkan anak-anak mereka dan bertanya kpd mereka, apa yg akan kalian kerjakan dibulan yg berkah ini? dari amalan membaca Al Qur'an, dzikir,dan sedekah dll.

٥. ﻛﺎﻧﻮﺍ ﻳﻌﻠﻤﻮﻥ ﺍﻭﻻﺩﻫﻢ ﺍﻟﻨﻴﺔ ﺍﻟﺼﺎﻟﺤﺔ ﻛﻤﺎ ﻳﻌﻠﻤﻮﻧﻬﻢ ﺍﻟﻔﺎﺗﺤﺔ
Mereka mengajari anak-anak mereka niat-niat yg baik sebagaimana mengajari mereka Surat Al Fatihah.

  ;
٦. ﻛﺎﻧﻮﺍ ﻳﻌﻘﺪﻭﻥ ﻣﺠﻠﺲ ﻋﻠﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﻳﺠﺘﻤﻊ ﻓﻴﻪ ﻛﻞ ﻣﻦ ﻓﻲ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﻳﻮﻣﻲ ﺍﻭ ﺍﺳﺒﻮﻋﻲ ﻳﻘﺮﺅﻥ ﻣﺎﺗﻴﺴﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﻘﺮﺍﻥ ﺍﻟﻜﺮﻳﻢ ( ﺣﺰﺏ ) ﻭﻛﺘﺐ
ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﻭﺍﻟﻔﻘﻪ
ﻭﻳﺨﺘﻤﻮﻧﺔ ﺑﺎﻻﺩﻋﻴﺔ ﻭﺍﻟﺼﻼﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ
Mereka mengadakan majelis ilmu di rumah, dan berkumpul semua yang ada dirumah, majlis harian atau mingguan, mereka membaca sedikit dr alqur'an Al kariem(tadarus) dan kitab hadits serta fiqih
dan mereka menutup majelis dengan doa dan solawat kepada Nabi Muhammad SAW.

٧. ﻓﻲ ﺣﺎﻝ ﺑﻠﻮﻍ ﺍﺣﺪ ﺍﺑﻨﺎﺋﻬﻢ ﻛﺎﻧﻮﺍ ﻳﻌﻠﻤﻮﻧﻪ ﺍﻧﻪ ﺑﻠﻎ ﻭﺍﻧﻪ ﺻﺎﺭ ﻣﻜﻠﻒ ﻭﺍﻥ ﺍﻻﻥ ﺻﺎﺭ ﻋﻠﻴﻪ ﻣﻠﻜﺎﻥ ﻳﺴﺠﻼﻥ ﺣﺴﻨﺎﺗﻪ ﻭﺳﻴﺌﺎﺗﻪ ﻭﻳﻜﺘﺒﺎﻥ ﺍﻗﻮﺍﻟﻪ ﻭﺍﻓﻌﺎﻟﻪ ،ﻭﻳﻜﻮﻥ ﺫﺍﻟﻚ ﻓﻲ ﺟﻤﻊ ﻳﺤﻀﺮﻩ ﺍﻟﻤﺸﺎﻳﺦ ﻭﺍﻟﻜﺒﺎﺭ
Ketika masuk baligh anak mereka, mereka memberi tahu anaknya klo sudah Mukallaf dan sekarang dua Malaikat akan mencatat kebaikan dan kejelekan dan menulis ucapan dan perbuatannya, dan hal itu diadakan perayaan yg dihadiri para ulama' dan orang orang sholeh.

٨. ﻛﺎﻧﻮﺍ ﻻﻳﺆﺧﺮﻭﻥ ﺯﻭﺍﺝ ﺍﺑﻨﺎﺋﻬﻢ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﺒﻠﻮﻍ ﺧﻮﻓﺎ ﺍﻥ ﻳﻘﻌﻮﺍ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﺤﻈﻮﺭ
Mereka tidak menunda pernikahan anak-anak mereka setelah baligh kawatir terjerumus kpd kemaksiatan.

٩. ﻛﺎﻧﻮﺍ ﻳﻌﻠﻤﻮﻥ ﺍﻭﻻﺩﻫﻢ ﺍﻟﺪﻋﺎﺀ ﻭﺍﻟﺘﻀﺮﻉ ﺍﻟﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻲ ﻛﻞ ﺍﻻﺣﻮﺍﻝ،
ﻓﺎﺫﺍ ﺍﺭﺍﺩ ﺍﻟﻮﻟﺪ ﺷﻲ ﻣﻦ ﻭﺍﻟﺪﻩ ﺍﻭ ﻭﺍﻟﺪﺗﻪ ﻳﻘﻮﻟﻮﻥ ﻟﻪ ﻗﻢ ﻭﺗﻮﺿﺎﺀ ﻭﺻﻞ ﺭﻛﻌﺘﻴﻦ ﻭﺍﺳﺌﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻥ ﻳﻘﻀﻲ ﺣﺎﺟﺘﻚ ﻭﺑﻌﺪ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻳﺎﻋﻄﻮﻩ ﻣﺎﻃﻠﺐ ،ﻭﻳﻘﻮﻟﻮﻥ ﻗﺪ ﺍﺳﺘﺠﺎﺏ ﺍﻟﻠﻪ ﺩﻋﺎﻙ
Mereka mengajari anak-anak dgn berdoa memohon kpd Allah dlm setiap keadaan, maka apabila anaknya ingin sesuatu dr orang tuanya, mereka berkata kpd anaknya wudhu'lah dan sholat 2 rokaat dan mintaklah kepada Allah hajat-hajatmu. dan setelah sholat orang tua memberikan yg anak minta seraya berkata Sungguh Allah yang mengabulkan doamu.

١٠. ﻛﺎﻧﻮﺍ ﻳﺠﻌﻠﻮﻥ ﻟﻜﻞ ﻭﺍﺣﺪ ﻋﻤﻞ ﻣﺨﺼﺺ ﻓﻲ ﺍﻟﺒﻴﺖ ،ﻓﻬﺬﺍ ﻋﻠﻴﻪ ﺟﻠﺐ ﺍﻻﻏﺮﺍﺽ ﻣﻦ ﺍﻟﺴﻮﻕ ﻭﻫﺬﺍ ﻋﻠﻴﻪ ﻛﻨﺲ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﻭﻫﺬﺍ ﻋﻠﻴﻪ ﺧﺪﻣﺔ ﺍﻟﻀﻴﻮﻑ ﻭﻫﺬﺍ ﻋﻠﻴﻪ ﺟﻠﺐ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﻭﻫﻜﺬﺍ
Mereka membagi tugas kepada setiap anak, ada yg tugas belanja ke pasar, dan ada yg menyapu rumah dan ada yg tugas melayani tamu dan ngambil air dsb.

١١. ﻛﺎﻧﻮﺍ ﻳﻬﺘﻤﻮﺍ ﺑﺘﻌﻠﻴﻢ ﺍﻟﺒﻨﺎﺕ ﺃﻛﺜﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﺬﻛﻮﺭ ﻻﻧﻬﻦ ﺣﺒﻴﺴﺎﺕ ﺍﻟﺒﻴﻮﺕ .
Mereka lebih banyak memperhatikan pembelajaran putri-putri mereka lebih serius dari anak laki-laki karena anak perempuan tidak keluar rumah.

Thursday, February 23, 2017

Kecerdasan anak

*Semoga dengan membaca ini tidak ada lagi perkataan...."anak dokter kok tdk pinter", "anak dosen kok tdk pinter", anak guru kok tidak pinter"...dll*_

Nih bagus buat para orang tua dan guru
untuk mengetahui kecerdasan anak-anak kita.
Yg tenyata sangat ber-beda2, ga bisa di-banding2kan...
Silahkan dibaca dan semoga bisa dijadikan sbg bahan renungan yg bermanfaat :

*MAKNA KECERDASAN?...*

Di papan tulis, saya menggambar sebatang pohon kelapa di tepi pantai, lalu sebutir kelapa yang jatuh dari tangkainya.
Lalu saya bercerita, ada 4 anak yg mengamati fenomena alam jatuhnya buah kelapa ditepi pantai itu.

*Anak ke 1 :* Dengan cekatan dia mengambil secarik kertas, membuat
bidang segi tiga, menentukan sudut, mengira berat kelapa, dan dengan rumus matematikanya anak ini menjelaskan hasil perhitungan ketinggian pohon kelapa, dan energi potensial yang  dihasilkan dari kelapa yang jatuh
lengkap dengan persamaan matematika dan fisika.

Lalu psikolog tanya kepada siswa saya? Apakah anak ini cerdas?... dijawab serentak sekelas ... iya ... Dia anak yang cerdas. Lalu saya lanjutkan cerita ...

*Anak ke 2 :* Dengan gesit anak ke dua ini datang memungut kelapa yang
jatuh dan bergegas membawanya ke pasar, lalu menawarkan ke pedagang dan dia bersorak ... yesss ... laku Rp 5.000.

Kembali saya bertanya ke anak-anak dikelas ... apakah anak ini cerdas?...
Anak-anak menjawab iyaa ... Dia anak yg cerdas. Lalu saya lanjutkan cerita...

*Anak ke 3 :* Dengan cekatan, dia ambil kelapanya kemudian dia bawa keliling sambil menanyakan, pohon kelapa itu milik siapa? _Ini kelapanya jatuh, mau saya kembalikan kepada yang punya pohon._

Saya bertanya kepada anak-anak ... apakah anak ini cerdas?... anak-anak dengan mantap
menjawab ... iya ... dia anak yang cerdas.
Sayapun melanjutkan cerita ke empat ...

*Anak ke 4 :* Dengan cekatan, dia mengambil kelapanya kemudian dia
melihat ada seorang kakek yg tengah kepanasan dan berteduh dipinggir
jalan. _"Kek, ini ada kelapa jatuh, tadi saya menemukannya, kakek boleh meminum dan memakan buah kelapanya"._
Lalu saya bertanya ... apakah anak ini, anak yg cerdas? Anak-anak  menjawab,
iya ... dia anak yang  cerdas.

Anak-anak menyakini bahwa semua cerita diatas menunjukan anak yg cerdas.
Mereka jujur mengakui bahwa setiap anak memiliki *"Kecerdas-unikan-nya".*
Dan mereka ingin dihargai *"Kecerdas-unikan-nya"* tersebut.......

Namun ... yang sering terjadi ... di dunia kita, dunia para orang tua dan pendidik, menilai kecerdasan anak hanya dari satu sisi, yakni ?

*"Kecerdasan Anak Pertama, Kecerdasan Akademik"*, Lebih parahnya, kecerdasan yang dianggap oleh negara adalah kecerdasan anak pertama yang diukur dari nilai saat mengerjakan UN.

Sedang ...
*"Kecerdasan Finansial"* (anak no 2),  *"Kecerdasan Karakter"* (anak no 3) dan  *"Kecerdasan Sosial"* (anak no 4).
  Belum ada ruang yg diberikan Negara untuk mengakui kecerdasan mereka.

Anak Anda termasuk nomor berapa?

Saya jadi ingat, dulu sering kami jadikan olok olokan saat SMA, antara anak IPA dan anak IPS, siapa yg sebenarnya cerdas? Bagaimana kira-kira perasaan buat anak IPS? Terkadang terasa diperlakukan jadi siswa yang terpinggirkan.... Duh menyedihkan...😥

Anak anda semuanya adalah anak-anak yang cerdas dengan *"Keunikan dan Kecerdasan-nya"* masing-masing... hargai dan jangan samakan dengan orang lain atau bahkan dengan diri anda sendiri.

Mari hargai kecerdasan anak kita masing-masing,  dan siapkan mereka dengan *4 kecerdasan*  _*(Akademik, Finansial, Karakter, dan Sosial)*_  sebagai pedoman dimana mereka akan mengarungi lautan hidup kelak.

*#Tiap manusia lahir dengan kecerdasan dan keunikan masing-masing#* 🌟🌟🌟

Share by *KOMPPAK*
_*Komunitas Pecinta Pendidikan, Anak, dan Keluarga*_

Wednesday, February 22, 2017

Nasehat untuk ayah

***AYAH***

Tips Parenting..

1. Jika memiliki anak sudah ngaku-ngaku jadi AYAH, maka sama anehnya dengan orang yang punya bola ngaku-ngaku jadi pemain bola.

2. AYAH itu gelar untuk lelaki yg mau dan pandai mengasuh anak bukan sekedar 'membuat' anak.

3. Jika AYAH mau terlibat mengasuh anak bersama ibu, maka separuh permasalahan negeri ini teratasi.

4. AYAH yang tugasnya cuma ngasih uang, menyamakan dirinya dengan mesin ATM. Didatangi saat anak butuh saja.

5. Akibat hilangnya fungsi tarbiyah dari AYAH, maka banyak AYAH yg tidak tahu kapan anak lelakinya pertama kali mimpi basah.

6. Sementara anak dituntut sholat shubuh padahal ia dalam keadaan junub. Sholatnya tidak sah. Dimana tanggung jawab AYAH ?.

7. Jika ada anak durhaka, tentu ada juga AYAH durhaka. Ini istilah dari Sayyidina Umar bin khattab.

8. AYAH durhaka bukan yg bisa dikutuk jadi batu oleh anaknya. Tetapi AYAH yg menuntut anaknya shalih dan shalihah namun tak memberikan hak anak di masa kecilnya.

9. AYAH ingin didoakan masuk surga oleh anaknya, tapi tak pernah berdoa untuk anaknya.

10. AYAH ingin dimuliakan oleh anaknya tapi tak mau memuliakan anaknya.

11. Negeri ini hampir kehilangan AYAH. Semua pengajar anak di usia dini diisi oleh kaum ibu. Pantaslah negeri kita dicap fatherless country.

12. Padahal keberanian, kemandirian dan ketegasan harus diajarkan di usia dini. Dimana AYAH sang pengajar utama ?

13. Dunia AYAH saat ini hanyalah Kotak. Yakni koran, televisi dan komputer. AYAH malu untuk mengasuh anak apalagi jika masih bayi.

14. Banyak anak yg sudah merasa yatim sebelum waktunya sebab AYAH dirasakan tak hadir dalam kehidupannya.

15. Semangat quran mengenai pengasuhan justru mengedepankan AYAH sebagai tokoh. Kita kenal Lukman, Ibrahim, Ya'qub, Imron. Mereka adalah contoh AYAH yg peduli.

16. Ibnul Qoyyim dalam kitab tuhfatul maudud berkata: Jika terjadi kerusakan pada anak penyebab utamanya adalah AYAH.

17. Ingatlah! Seorang anak bernasab kepada AYAHnya bukan ibu. Nasab yg merujuk pada anak menunjukkan kepada siapa Allah meminta pertanggungjawaban kelak.

18. Rasulullah yg mulia sejak kecil ditinggal mati oleh AYAHnya. Tapi nilai-nilai keAYAHan tak pernah hilang didapat dari sosok kakek dan pamannya.

19. Nabi Ibrahim adalah AYAH yg super sibuk. Jarang pulang. Tapi dia tetap bisa mengasuh anak meski dari jauh. Terbukti 2 anaknya menjadi nabi.

20. Generasi sahabat menjadi generasi gemilang karena AYAH amat terlibat dalam mengasuh anak bersama ibu. Mereka digelari umat terbaik.

21. Di dalam quran ternyata terdapat 17 dialog pengasuhan. 14 diantaranya yaitu antara AYAH dan anak. Ternyata AYAH lebih banyak disebut.

22. Mari ajak AYAH untuk terlibat dalam pengasuhan baik di rumah, sekolah dan masjid.

23. Harus ada sosokp AYAH yg mau jadi guru TK dan TPA. Agar anak kita belajar kisah Umar yg tegas secara benar dan tepat. Bukan ibu yg berkisah tapi AYAH.

24. AYAH pengasuh harus hadir di masjid. Agar anak merasa tentram berlama-lama di dalamnya. Bukan was was atau merasa terancam dengan hardikan.

25. Jadikan anak terhormat di masjid. Agar ia menjadi generasi masjid. Dan AYAH yang membantunya merasa nyaman di masjid.

26. Ibu memang madrasah pertama seorang anak. Dan AYAH yang menjadi kepala sekolahnya.

27. AYAH kepala sekolah bertugas menentukan visi pengasuhan bagi anak sekaligus mengevaluasinya. Selain juga membuat nyaman suasana sekolah yakni ibunya.

28. Jika AYAH hanya mengurusi TV rusak, keran hilang, genteng bocor di dalam rumah, ini bukan AYAH 'kepala sekolah' tapi AYAH 'penjaga sekolah'.

29. Ibarat burung yang punya dua sayap. Anak membutuhkan kedua-duanya untuk terbang tinggi ke angkasa. Kedua sayap itu adalah AYAH dan ibunya.

30. Ibu mengasah kepekaan rasa, AYAH memberi makna terhadap logika. Kedua-duanya dibutuhkan oleh anak.

31. Jika ibu tak ada, anak jadi kering cinta. Jika AYAH tak ada, anak tak punya kecerdasan logika.

32. AYAH mengajarkan anak menjadi pemimpin yg tegas. Ibu membimbingnya menjadi pemimpin yg peduli. Tegas dan peduli itu sikap utama.

33. Hak anak adalah mendapatkan pengasuh yg lengkap. AYAH terlibat, ibu apalagi.

34. Mari penuhi hak anak untuk melibatkan AYAH dalam pengasuhan.

Sumber dari Grup WA. Silahkan di Share untuk pengingat kita. Semoga Bermanfaat.